Laman

Cari Artikel

Membuat Rumah Menjadi Lebih Nyaman


Tips Membuat Rumah Menjadi Lebih Nyaman??? Keinginan memiliki rumah yang nyaman, sejuk dan kuat (konstruksinya) tentunya akan sulit dicapai jika kita tidak mempunyai pemahaman dasar tentang Ilmu Arsitektur dalam pengerjaannya.
Masalah itulah yang kerap muncul dan dihadapi banyak orang jika akan membangun rumahnya sendiri, sehingga pada akhirnya pengerjaan rumahnya akan diberikan kepada jasa pemborong. Memang, dengan memberikannya kepada pemborong yang berpengalaman masalah ini akan terselesaikan.
Tapi, bagi orang yang memiliki budged (dana) pas-pasan, masalah akan kembali muncul ketika berfikir berapa biaya yang akan dikeluarkan. Hal ini tidak dapat dipungkiri, karena dalam menggunakan jasa pemborong biaya yang dikeluarkan akan menjadi lebih besar jika dibandingkan dengan pengerjaan yang dilakukan sendiri. Karena didalam biaya tersebut dimasukkan unsur keuntungan bagi sang pemborong.
Bagi anda yang akan atau ingin membangun rumah sendiri, coba anda renungkan tips dan saran saya ini, semoga dapat menjadi bahan pertimbangan dasar dalam membangun rumah.

Membangun rumah sendiri bukan berarti anda (owner/pemilik) turun tangan sendiri dalam pengerjaannya dilapangan, tetapi anda (owner/pemilik) lebih berperan sebagai perencana, pemborong sekaligus sebagai pengawas sementara pengerjaan lapanganya tetap dikerjakan oleh tukang (kuli batu). Sehingga, dapat dihemat biaya perencanaan, pemborongan dan pengawasan (dimana biaya untuk ketiga elemen ini akan semakin besar jika yang dikerjakan juga semakin besar).
Berikut gambaran umum, bagaimana membuat rumah menjadi lebih nyaman dan enak untuk ditempati :

1. Atap dibuat lebih tinggi
Jika rumah anda nantinya tanpa menggunakan penghawaan buatan (AC), peninggian dan kemiringan atap adalah solusi yang tepat untuk mengurangi (mengeliminasi) panas didalam rumah anda, tetapi jika akan menggunakan penghawaan buatan (AC) hal ini merupakan pemborosan biaya pemakaian listrik (karena daya yang diperlukan akan lebih besar).

2. Penambahan teras/beranda/konsul/susoran
dengan penambahan teras dan konsul diatas jendela/pintu akan menahan sinar matahari masuk secara langsung kedalam rumah secara langsung, sehingga suhu udara didalam rumah tetap bias terjaga.

3. Membuat jendela dan ventilasi yang cukup
Sesuai dengan Standart Nasional Indonesia, perbandingan ideal luasan jendela dengan luasan lantai adalah 20 % dan ventilasi yang tidak kurang dari 5 % terhadap luasan lantai yang membutuhkannya.
Contoh : luas kamar tidut 4 m x 5 m, maka kebutuhan jendelanya adalah
= 20 % x (4 m x 5 m)
= 20 % x 20 m2
= 4 m2
Dari 4 m2 dapat anda tentukan sendiri berapa lebar dan tinggi jendela anda, 2 m untuk tinggi dan 2 m untuk lebar misalnya.

4. Pemilihan warna yang tepat
Tidak dapat dipungkiri bahwa warna dapat memberikan efek /perasaan tertentu kepada setiap orang yang memandangnya, sehingga gunakan warna sesuai dengan kebutuhan ruang, sifat dan karakter penggunanya sehingga diperoleh kenyaman yang maksimal.
Contoh :
* Jangan gunakan warna merah untuk kamar jika penggunanya adalah seorang pemarah, akan lebih baik jika anda menggunakan warna-warna pastel (warna yang tidak berkilau) yang sejuk, biru laut atau hijau muda misalnya.
* Gunakan warna yang hangat untuk menciptakan kenyaman di ruang tamu, krem atau coklat.

5. Pemilihan bangan bangunan yang tepat
Bahan merupakan elemen terpenting untuk menguraikan/menahan suhu panas diluar ruangan, jadi pilih bahan bangunan yang bisa menyerap panas lebih maksimal, kemampuan seperti ini dapat anda temukan pada materian dari alam.
Contoh :
* Batu bata untuk dinding
* Genteng tanah untuk atap
* Batu candi, batu poras, untuk pelapis dinding, dll

Tips diatas tepat untuk diterapkan di daerah beriklim tropis seperti negara kita ini (Indonesia), dan tips ini juga bukanlah hal yang mutlak harus diikuti. Dalam situasi dan kondisi tertentu yang sulit untuk anda pecahkan sendiri sebaiknya anda konsultasikan kepada para ahlinya.
Berikutnya saya akan memberikan ulasan tentang pekerjaan apa saja yang harus anda lakukan sebelum anda mulai membangun rumah anda yakni, pekerjaan perencanaan dan pekerjaan persiapan.